Bismillah…
Sebelumnya ini tidak berniat provokasi atau apa pun. Aku cuma mau menulis yang ada di pikiranku
Lama ga berurusan dengan hal seperti ini, soalnya memang udah lama ga berkecimpung di dunia perang pemikiran.
Ya.. antosalafy. Mungkin para blog walker udah kenal orang ini dan sepak terjangnya
Ya… mungkin ada yang mendukung dia, melawan dia, mencaci dia…
Aku termasuk yang mana ? Mungkin netral aja dech. Cuma memang ada beberapa pemikiran yang mengganggu tentang dia, terutama postingan nya tentang bumi sebagai pusat tata surya. Saya memang memakai akal dan agama, tidak hanya memakai agama untuk segala hal. Akal itu anugrah Allah kok… kenapa ga dipakai
Yang penting kan gak berlebihan ( dalam arti mengagungkan akal ) dalam menggunakan akal.
Di dalam postingan tersebut dia mengatakan tentang bumi adalah pusat tata surya/solar system. Dengan menggunakan dalil dari Al-Qur’an. Dia mengemukakan alasannya dengan dalil yang ada. O ya, saya lupa URL dari postingannya
habis postingan lama.. susah nyarinya. Ini nyari dari google juga ga ketemu.
Update :
Udah ketemu ! Postingannya dia ada di sini
Tapi ada satu hal yang menganggu sekali ( bagi saya ) :
Yang paling mengganggu saya dari kata-katanya adalah : “Seandainya bumi yang mengelilingi matahari, maka Allah harusnya berkata… “.
Update :
Salah satunya ini : “Jika Allah menjadikan bumi yang mengelilingi niscaya Allah berkata: “Ketika bumi itu hilang darinya”
Dia siapa ? Temannya Allah ?? Kok bisa bilang kayak gitu. Seakan-akan Allah seperti manusia. Kalo manusia, kalo kita kenal orang dengan baik, okelah kita berkata gitu. Kita bisa bilang seperti itu. Si A harusnya berkata bla bla bla. Ini Allah… Sang Pencipta. Kok aneh dia, bisa bilang gitu.
Kembali ke ilmu pengetahuan. Teori bumi sebagai pusat alam semesta pernah di kemukakan dan dipaksakan /sebagai dogma oleh pihak gereja ( dengan mengacu pada bible ) pada sekitar 1610 sampai 1633. Itu tahun ketika Galileo mengemukakan pendapat dengan mendukung copernican astronomy. Galileo ditentang habis-habisan oleh gereja pada waktu itu. Bahkan pada akhirnya gereja memenjarakan dia. Dari wikipedia pada artikel dengan judul galileo affair :
In 1633, Galileo Galilei was convicted of grave suspicion of heresy for “following the position of Copernicus, which is contrary to the true sense and authority of Holy Scripture”,[17] and was placed under house arrest for the rest of his life.
Saat itu dengan konsep dogma gereja yang kental, ilmu pengetahuan harus mutlak mengikuti kitab suci. Tapi tidak setelah revolusi gereja… Read the rest of this entry ?