Temanku sarjana #1 Rabu, 7 Oktober 2009
Posted by Gyl in My EXTRA-Ordinary Days.Tags: curhat, sarjana
trackback
Ya, sedikit cerita tentang hari ini.
Hari ini ternyata adalah hari dimana teman-teman yang akan wisuda mengambil toga dan baju untuk acara wisuda minggu nanti. Setelah datang ke kampus, saya heran dengan banyaknya teman-teman di lab Tugas Akhir. Ternyata ada pengambilan toga itu. Biasanya mereka mampir di lab jika ada acara-acara terkait wisuda seperti itu.
Tapi ada yang aneh. Sebab seperti biasa, ngobrol-ngobrol dengan mereka lebih banyak didominasi dengan tema “wisuda bagaimana ?”, “apply kerja dimana ?”, “ada lowongan di perusahaan X”, “Kmu ikut proyeknya itu ya ?”, dsb.
Ya… aneh. Karena saya sudah terbiasa dengan tema itu, walau pun termasuk yang belum lulus. Tapi hari ini rasanya asing sekali ketika mereka berbicara tema tersebut. Entah kenapa agak sakit hati ini mendengar pembicaraan mereka. Aneh. Karena sebelumnya udah terbiasa
Tapi sekitar pukul 2 siang, perasaan asing itu sudah ga ada. Kemudian sorenya, para wisudawan melakukan foto di studio foto. Termasuk teman-teman angkatanku yang akan wisuda. Ya, saya pikir daripada di lab gak ngapa-ngapain, saya ikut saja.
Ketika di sana melihat mereka memakai toga, dengan segala kebingungannya. Kemudian ketika memasang badan di studio. Saya juga ikut masuk. Melihat gaya mereka ketika diarahkan fotografer, dan melihat dan mendengar guyonan mereka. Ya.. saya cuma bisa senyum dan tertawa
Sebenarnya ada ketakutan di dalam. Takut menghadapi wisuda mereka. Takut kehilangan momen berharga dengan mereka.. Ya, emosional sekali. Tapi memang saya berpikir secara emosional. Tapi saya rasa setelah hari ini… hmm. masih sedikit takut. Tapi saya rasa sudah tidak masalah dengan itu
Teman-temanku secara formal akan jadi sarjana pada hari minggu. Masih 4 hari lagi
[ aku, yang sebenarnya berniat sidang TA sebelum mereka wisuda.. tapi kayaknya tidak bisa tercapai ]


hehehe… aku ga terima mereka foto tanpa aku… Huakakak.
Yang didepan belum tentu yang terbaik…
Salam,
Nela
@nela
Ah.. nela. Setidaknya kmu sudah lebih berpengalaman dibanding kita-kita kan ?