Antara F*ck dan Janc*k, mana yang lebih “kotor” ? Selasa, 2 Juni 2009
Posted by Gyl in General Knowledge.Tags: bahasa, budaya, fuck, jancuk
trackback
Hmm, mungkin bahasan ini termasuk fenomena budaya juga.
Ya, 2 kata di judul terdapat simbol asterisk atau wild card. Simbol yang biasa digunakan untuk menyensor suatu kata. Tapi jika dalam pemrograman atau dalam CLI ( Command Line Interface ) suatu Sistem Operasi, maka itu bisa berarti “bisa diganti apa saja” ( wild card ).
Tapi untuk kata di atas cuma bisa diganti 1 huruf. Sudah tau kan huruf apa ?
Untuk yang berawalan F, itu bahasa Inggris. Sudah dipopulerkan oleh film-film Hollywood atau Amerika.
Untuk yang berawalan J, itu bahasa Jawa. Mungkin masuk dalam tingkatan bahasa Jawa paling kasar ya. Yang saya tahu itu bisa disisipkan dengan satu huruf yang sama dengan kata berawalan F itu. Atau bisa juga digunakan huruf “O”.
Kalo mau dengar kata berawalan J ini biasa dikatakan, datanglah ke Surabaya. cari teman orang Surabaya dan bergaullah. InsyaAllah bisa mendengar native speaker Surabaya mengatakan kata itu
Biasanya kata-kata diatas keluar ketika seorang itu sedang marah.
Oke. Kalo ada kata, berarti ada makna. Apakah ada yang tau makna kata dari Fuck ?
Secara definisi yang paling pertama, kata itu berarti coitus, atau intercourse ( notes : 21 tahun plus. Ya, maknanya terkait dengan sex ). Tapi coba masukkan “define f*ck” di Google. Kita bisa menemukan :
Out of all the english words that begin with the letter ‘f’ …fuck is the only word refered to as ‘the f word… It’s the one magical word. Just by its sound can describe pain, pleasure, hate and love
Hmm….
Bagaimana dengan Janc*k ?
Jika kita bergaul dengan anak muda Surabaya, dan mencoba bertanya apa artinya kata tersebut, mungkin kita akan kesulitan mengetahui arti kata tersebut dari mereka. Kenapa ? karena mereka sendiri kemungkinan besar tidak tahu artinya
Ya, saya waktu SMA pernah bertanya ke salah satu teman saya. Dan mereka tidak tahu. Yang mereka tahu ( menurut pengamatan saya ), kata tersebut biasa digunakan oleh lingkungan mereka untuk suatu penegasan, untuk mengungkapkan amarah, atau rasa sakit atau untuk sekedar disisipkan ke dalam kalimat agar terdengar “sangar” ( kurang lebih sama dengan fungsi kata F*ck dalam kutipan diatas )
Terus apa saya tahu artinya ? Ya, saya tahu. Teman saya yang orang Surabaya sempat bertanya ke om nya tentang arti kata itu. Ternyata artinya sama dengan kata F*ck.
Ya, karena arti kata aslinya itu sesuatu yang tabu, orang-orang tua cenderung tidak menjelaskan ke generasi muda tentang arti kata itu. Akhirnya kata itu menjadi kata yang tidak bermakna, yang diucapkan karena lingkungan pergaulan mereka mengucapkannya
Itu dari segi makna.
Bagaimana dari segi kesamaan arti ? Ada 2 budaya yang terpisah cukup jauh, dalam hal ini adalah Inggris dan Jawa. Tapi memiliki suatu kata, yang penggunaannya hampir sama, memiliki makna yang sama, dan sama-sama berkembang dalam pergaulan masyarakat. Serta kata itu bisa disensor pada huruf yang sama
Yach.. kesamaan yang tentu saja bukan kebetulan. Tapi saya tidak tahu penyebabnya, saya serahkan kepada yang ahli saja
Kembali ke judul.. jadi, mana yang lebih “kotor” ? eh.. mungkin gak tepat “kotor” disini. Jadi, mana yang lebih baik ? Tentu saja tidak ada, karena makna kedua kata itu sama saja


hehe, anda bertanya, anda pula yg menjawabnya.
betul, tidak tepat jika ditanya,mana yg lebih kotor. dan tidak tepat pula ditanya mana yg lebih baik. kecuali kalau makna tersebut mengalami perubahan menjadi lebih bagus misalnya. hehe, mungkin gak yah?
salam…
Ga ada yang lebih kotor.
Tapi JANCUK jelas lebih keren.
hehe, judulnya dikasih asterix, tapi tagnya tidak
alhamdulillaah di jawa tengah (tepatnya di klaten) bahasanya masih halus, belum sejauh itu.. *bersyukur, hehe*
yang penting tuh COK
Cerdas
Oelet
Kreative
@dhila
Wah, kalo perubahan makna bisa aja. Tapi mungkin perlu waktu lama
@Agung
Wah, terserah kamu gung mana yang lebih keren. Aku bukan asli Surabaya soalnya
@mas arif
Iya mas, kalo tagnya dikasih * juga, bisa ga masuk search engine
Wah, kalo jawa tengah saya gak tau mas. Tapi bukannya di sana memang bahasa Jawanya jauh lebih halus daripada Jawa Timur ya ?
@mas alfa
Hehe.. sekarang sudah ganti CAK mas. Cerdas Amanah Kreatif
waduh,,waduh,,,
ada native speaker nya juga euy..
tapi ga sedikit warga Sby yang ga fasih grammar itu..
xixixi
@Dhanika
Lo iya, soalnya bukan warga asli kelahiran sini dhan
dua kosa kata ini pernah meluncur ke telinga dan mata saya, krn memang ditujukan untuk saya..
keduanya, sama-sama bermakna
menurut ane…. kata fuck lebih luas daripada janc`k cuz kata fuck bisa di terapkan di berbagai bentuk kata kasar atau halus sedang janc`k hanya untuk menunjukan kemarahan atau kejengkelan yang berlebih dan sangat tidak sopan! so pesan saya `jangan budayakan kata jancuk dlm pergaulan kita!` untuk kata `fuck` silahkan kaji lebih lanjut cuz ada misteri di dalam kata tersebut. thanks
@alda
@marcham
Hmm… kayaknya sama dech. Soalnya biasanya kata janc*k dipenggal jadi 3 huruf terakhir aja. Dan biasanya fungsinya juga seperti kata f*ck. Sebagai pelengkap dalam berbagai bentuk kata kasar.
Terimakasih masukannya