jump to navigation

Teh Jamur ? Apaan tuch ? Kamis, 26 Februari 2009

Posted by Gyl in General Knowledge.
Tags: , , ,
trackback

Beberapa hari tidak menulis.. jadi ingin menulis. Sebenarnya ada banyak hal. Ya, banyak hal. Tapi kita mulai dari Teh Kombucha.

Teh Jamur/Kombucha Tea

Istilahnya adalah teh jamur. Atau teh kombucha. Ini tahu dari orang tua. Tiba-tiba ortu bikin sesuatu yang dicelupin sesuatu di wadah kaca. Aku cuma mikir : “Apaan tuh ?”

Yang kutahu bahwa sesuatu itu lama-lama berbau gak sedap. Kayak amoniak gitu. Aku mikir, “ini apa sich ? kok baunya gak enak ??”

Setelah tanya, aku disodori artikel dari internet yang di print.  Ada penjelasan tentang khasiat teh bernama kombucha. Dari situ aku tau nama minuman yang sedang dibuat itu. Teh Jamur, Teh Kombucha, Minuman Keabadian, Mushroom Tea, dll

Intinya itu adalah minuman yang dibuat dengan teh yang dicelup jamur dipo. Walau pun sebenarnya itu bukan jamur sesungguhnya. Tapi koloni simbiosis antara ragi dan bakteri atau SCOBY( Symbiotic Colony of Bacteria and Yeast ). Ya.. anggaplah itu jamur. Soalnya orang awam taunya jamur.

Prosesnya adalah fermentasi. Jadi kurang lebih 12 hari. Setelah itu minuman bisa di “panen”. Fermentasi ? Apa gak menghasilkan alkohol ? Ya, memang dihasilkan. Tapi alkoholnya diurai lagi sama bakteri menjadi asam organik. Sisanya sekitar 0.5% – 1%. Sama kurang lebih seperti kadar alkohol di buah. Jadi minuman bisa dianggap tidak beralkohol.

Contoh teh kombucha yang sedang dibuat

Contoh teh kombucha yang sedang dibuat

Khasiatnya ? memang ada yang mengatakan secara penelitian belum terbukti. Tapi banyak yang mengklaim khasiatnya. Ya, salah satunya ortuku. Katanya perutnya jadi kecil, sampe kalo pake celana sabuknya sampe kenceng banget, biar pas gitu. Intinya ? bisa bikin kurus.

Karena katanya salah satu khasiatnya adalah melarutkan lemak. Hmm, ya karena itu aku tertarik. Akhir-akhir ini kelihatan gemuk e.. :mrgreen:

Ya kalo mau tau lebih banyak bisa dicari di google dengan kata kunci teh jamur, teh kombucha. Tapi mungkin bakal nyasar ke situs penjualan teh atau jamurnya sendiri. Atau ini ada beberapa link :

Di link ke-2 ada penjelasan bahwa sebaiknya minum teh itu ada istirahat satu minggu setiap 2 – 3 minggu. Setelah rutin tiap hari. Aku juga baca maksimal 1 gelas 3 kali dalam satu hari. Itu batas aman. Ya taulah sendiri, itu masih termasuk minuman. Berlebihan tetap gak baik. Minum air putih berlebihan aja bisa meninggal.

Secara pribadi aku baru mengkonsumsi satu kali. Soalnya awal-awal muak sama baunya. Jadi agak gimana gitu mau minum. Rasanya gimana ? Pertama itu ada sedikit karbonasi, jadi ada sodanya gitu, tapi ga terlalu banyak.

Rasanya.. kayak minuman gula asam. Atau mungkin yang di Surabaya tau yang namanya Sinom. Ya kayak gitu rasanya. Khasiatnya udah terasa ? Belum terasa…  baru minum setengah gelas. Mau minum, e.. persediaan udah habis.

Ini lagi nunggu panen berikutnya. Ya, mungkin itu aja tentang teh jamur. Semoga bisa memberi cukup informasi ;)

[ gambar dari wikipedia ]

Komentar»

1. arifromdhoni - Senin, 2 Maret 2009

Halal tidak? Kan walaupun seolah-olah non-alkohol, tetapi pernah dihasilkan alkohol. Setahuku yang seperti bir dengan nol-alkohol masih tetap haram walaupun dibilang nol alkohol, seperti yg namanya ditambahi zer*. Wallaahu a’lam

2. Gyl - Sabtu, 7 Maret 2009

@mas arif
Hmm.. saya kurang tahu mas. Tapi menurut saya kalo dengan perbandingan : buah-buahan itu ada juga yang mengandung alkohol ( ethanol ) dengan kadar di bawah 1%. Jadi kurang lebih sama dengan kadar yang di teh jamur itu.

Setahu saya nanas kadarnya sekitar angka itu juga.

Jadi menurut saya teh jamur halal. Karena nanas juga halal.

Wallaahu a’lam :)

3. bunga hapsari a.p - Kamis, 19 Maret 2009

aq pernah tu Gyl,,nemu di labq.
Ada yg bawa gt..
Awalnya aneh,gak da yg minum,,trus ada yg coba bikin 1 gelas,,puih..rasanya anehh..
Trus qta baca di bungkusnya, kan ktulis khasiatnya tuh..macem2..
Tp berhub rasanya aneh, tu teh kyknya msi tersimpan di kulkas lab de,,ga tw lg klo uda dbuang..heheh..

4. Gyl - Kamis, 19 Maret 2009

@bunga
Hahaha… aq aja kalo minum tarik napas panjang, dengan wajah pasrah. Sampai ibuku bilang : “Kamu ini mau minum aja kayak mau perang gitu”.

Aku minum pakai sedotan, terus sruput sampai habis. Pasti asam banget dech. Kalo gak kuat pasti udah “Bweehhh..”

5. Asop - Jumat, 27 Maret 2009

Huhahahahaha! Rindunyaaaaaaa ama jamur Kombucha!!! Hehehe…

saya sekeluarga minum ini dulu tahun 2000 awal, sampe 2001 kalo ga salah. Rasanya ada semut2nya gitu, dan agak asem gimanaaaaa gitu… tapi rasa keseluruhan saya suka! ^^

Hebatnya nih Kombucha… tapi emang baunya itu lho… >.< gapapa, mending bau ini dari pada baunya mengkudu….

6. Ahmad Darul Ulum - Selasa, 19 Mei 2009

Assalamualaikum, Wa Wb
Salam kebahagiaan dunia dan akhirat

Kambucha Tea ? saya baru tahu nama,sejarah,khasiat,kandungan, dll 1 minggu ini dari internet setelah mengkonsumsi hampir satu tahun,,,,,,,,,,,,boleh dibilang hampir rutin, mengenai halal dan haramnya pun baru tau juga tapi keliatannya dari ber bagai pendapat belum ada yang mengatakan pasti itu HARAM, kayaknya harus ada fatwa MUI deh biar lebih legal antara haram dan halalnya?????????/gitu lhooo……..membaca bergbagai pendapat tentang kambucha akhirnya membuat sedikit pencerahan,,,kalau saya melihat dan mengangap itu minuman biasa dan mengandung berbagi vitamin serta keperluan tubuh lainnya jadi say anggap biasa saja karena tidak punya niat sedikitpun untuk berpikir kalau minum KAMBUCHA TEH untuk mabuk-mabukan, (maaf saya bukan orang yang suka minum alkohol) merokokpun tidak,kopi tidak,,,,pertama kali saya minum diberi dari teman kalau tidak salah lebih dari 1/2 gelas tidak merasakan mual atau pusing yang ada rasa asam dan manis kebetulan saya suka rasa itu./////////////setelah itu sya diberi biangnya lalu buat sendiri sampai sekarang……………….deeeeeehh.
Pengalaman mengkonsumsi Kambuchea Tea yang paling enak saya campurkan dengan susu kental manis rasannya seperti Yoghourt,,,,,boleh dicoba,,,,,,atau tambah madu(tapi madu ada hargaan)…..hasil yang dirasakan dan diamatai sampai sekarang buang air besar lancar tiap pagi(kalo ngak salah menurut ilmu kesehatan jika buang air besar lancar dan rutin lumayan dapat menjaga kesehatan tubuh), yang lainnya berat badan tidak gemuk,kadar asam urat dibawah 6, daya tahan tubuh perasaan agak lumayan kuat dalam menghadapi cuaca saat ini yang selalu berubah2 tak menentu jadi tak perlu banyak ke dokter, yang lainnya nanti di ingat2 lagai deh.
Kembali ke masaalah HALAL dan HARAM kayaknya MUI harus mengeluarkan FATWA setelah melakukan penelitian,.,,,,,,,,,,,
Jadi saya bisa lebih tenang apakah terus mengkonsumsi atau tidak???
Please MUI demi kemaslahatan ummat muslim khususnya amin,,,,,,,,hatur thanks,,,,,,,,,,Wassalamualaikum,,

7. Gyl - Kamis, 21 Mei 2009

@Ahmad D. U.
Wa alaikumussalaam..

Wah, hebat sampeyan bisa minum rutin sampai 1 tahun..

Hmm… masalah mabuk-mabukan. Rasanya gak mungkin mas ada orang berniat minum teh kombucha sampe mabuk. Rasa dan baunya bikin orang gak mungkin minum banyak mas. Heheh

Iya ya, saya gak pernah nambahin sesuatu kalo minum. Boleh juga tuch saran sampeyan :D

Masalah halal & haram. Wah, saya gak kompeten masalah seperti itu. Mungkin sampeyan bisa kirim email atau surat ke MUI usul supaya ditetapkan masalah terkait teh kombucha itu.

Oke, terima kasih kembali mas ;)

8. Penerus Sang Milyuner - Sabtu, 23 Mei 2009

A…Ha…ini artikel yang aku cari buat aku tunjukkan ke temanku,soalnya aku dulu pernah dapat juga jamur teh ini,katanya bisa menjadi penawar berbagai penyakit.
Menurutku aromanya gak terlalu nyegat kok,trus kalau diminum rasanya enak juga.
sudah deh komennya,buat yang punya artikel,SALAM KENAL

9. yuli - Jumat, 10 Juli 2009

dulu saya juga punya jamur ini, katanya bisa merontokkan kanker
sekarang ada temen yg ibunya kena kanker, mau nyoba minum,
mas, masih punya jamurnya tdk…??
boleh minta ???

Thx b4 ya

10. Gyl - Sabtu, 18 Juli 2009

@Penerus Sang Milyuner
Oke. Salam kenal juga. Terima kasih sudah berkunjung :)

@yuli
Wah, jamurnya dipake buat produksi untuk dikonsumsi sendiri. Mungkin bisa nyari di tempat lain ? Saya pernah nyari di internet banyak kok.

Kalo masalah merontokkan kanker… kurang tahu saya. Tapi coba di baca di artikel yg saya sertakan link-nya di atas…
Terima kasih kembali ;)

11. noviar rizal - Rabu, 26 Agustus 2009

eh saya yang di jalan cemara i no. 3 rt.39 perumnas kayu tangi banjarmasin kal-sel bisa nggak dikirimin itu teh kombucha , saya akan sangat berterima kasih , soalnya baru kali ini saya tahu ada teh yang beginian , mau coba , siapa tahu cocok , makasih banget dah

12. dt - Sabtu, 5 September 2009

Ulasan yang bagus, saat ini Aq juga sedang memulai untuk men-sosialisasikan Kombucha. Mudah2an bisa sharing pengalaman. Kunjungi blog Q ya… di http://infokombucha.wordpress.com
Tq

13. Gyl - Senin, 14 September 2009

@noviar rizal
Wah.. kayaknya saya gak bisa mas. Soalnya di rumah bapak cuma buat untuk diminum sendiri.. dan gak tau cara packaging jamurnya. Mungkin di banjarmasin ada yg jual jamurnya ?

@dt
Wah, sudah saya baca blognya. Infonya menarik, termasuk masalah halal haram juga ada disitu :D

14. supri - Sabtu, 31 Oktober 2009

Wah..teman2 semua terima kasih banyak nih…baru kali ini saya dapat info yg sangat menarik tentang jamur kombucha hallal atau haram? Sekedar tambahan sedikit buat teman2 menurut islam kalo kita ragu jangan dikerjakan.BTW….dirumah saya lagi produksi jamur kombucha dan sekarang jamur tsb dah menjamur kemana-mana….sapa mau hayooo………………tapi ga gratis ya…..sekedar ongkos ngirimnya n bungkusnya…minat kirim e-mail:supri_393@yahoo.co.id

15. pratama - Sabtu, 31 Oktober 2009

Perlu diinformasikan, Kombucha (cairan jamur
teh) adalah salah satu probiotik yang mulai populer pada tahun 2002. Di Asia, Eropa dan Amerika, teh kombucha selain
sebagai minuman, juga dikenal khasiatnya obat berbagai penyakit.. Perlu diketahui teh kombucha memeram air teh
manis yang ditambahi biang jamur. Jamur teh penghasil cairan kombucha adalah campuran beberapa mikroba berupa
bakteri dan ragi yang tidak berbahaya antara lain Saccharomuces cerevisiae, candida validda, candida lambia dan
pichia fermentans. Oleh beberapa ahli, jamu teh ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit sampai
disini tidak di permasalahkan khasiatnya. Namun dalam pembuatannya, Kombucha tetap melalui fermentasi dan
oksidasi, sehingga terjadi sebuah reaksi pada larutan teh manis secara asimilatif dan disimilatif. Jamur teh akan
“memakan” gula dan sebagai gantinya memproduksi berbagai unsur seperti gluncuran acid, latic
–acid, vitamin, asam-asam amino, berbagai unsur antibiotik, serta unsur-unsur lain termasuk unsur etil (alkohol).
Dengan begitu meski kadarnya rendah, teh kombucha sejatinya tergolong minuman yang mengandung alkohol. Maka
kita harus hati-hati biasa saja teh kombucha statusnya haram. Dalam hal ini LP POM MUI belum mengeluarkan
labelisasi halal. Islam memberi petunjuk kalau ragu jangan dikerjakan. ‘’Dak ma yuribuka ila mala yuribuktinggalkanlah
hal yang meragukan.’’ Menurut saya teh kombucha belum selesai status kehalalannya.
Demikianlah jawaban yang saya berikan semoga dapat memberikan solusi.

16. Gyl - Kamis, 5 November 2009

@supri & pratama : makasih udah nambah info :D