jump to navigation

Cinta itu yang penting bukan jumlah… ? Kamis, 10 Juli 2008

Posted by Gyl in My Minds.
Tags: , ,
trackback

Indahnya warna warni dunia dunia yang terasa indah di dalam asaku
Oh betapa indah hidup ini saat ku dimabuk asmara
Oo getar-getar cinta yang telah tumbuh diantara kita
Menambah indahnya kisah cinta kita berdua

Ran – Warna warni dunia

Hmm… benernya udah lama, tapi akhir-akhir ini kepikir terus. Kita bicara masalah perhatian, cinta, kasih sayang, atau apalah sebutannya. Ya, ini kita mengambil keadaan ada seorang yang memberi perhatian dan cintanya kepada seorang dia cintai. Apakah seorang ke ibunya, atau lainnya. Tapi mungkin kita mengambil dalam konteks “umum”, yaitu seorang laki-laki dan perempuan yang mencintai satu sama lain, dan mungkin kasus-kasus umum lainnya..

Ya, pernah denger kata-kata berikut gak :

“Yang menjadi masalah bukan sudah berapa banyak yang telah kamu berikan padanya…”

Lanjutannya ? Waduh… ya itu. Aku sendiri cuma bisa nebak-nebak. Kalo menurutku, yang penting itu “ikhlas”-nya hati. Walau pun banyak memberikan sesuatu tapi kalo kualitas… hmm.. ketulusannya gak “tulus”.. mungkin cintanya bertujuan kurang baik. Bener gak ya ?

Ada yang bisa memberi pendapat lain atau melanjutkan kalimat diatas itu ?

Kalo aku melanjutkan : “… tapi seberapa dalam tulusnya perhatian yang kamu berikan padanya”

Yach mungkin itu…

Yang udah berpengalaman ? bisa ngasih jawaban mungkin…

Komentar»

1. aRuL - Kamis, 10 Juli 2008

ikhlas kata kunci sejatinya :D

2. Nazieb - Kamis, 10 Juli 2008

Cinta itu yang penting diapeli tiap malem minggu
:mrgreen:

3. arifromdhoni - Kamis, 10 Juli 2008

Yang tulus ikhlas itu yg gmn ya? :)

Ingin mencintai atau ingin dicintai? Beda loh! Klo ingin dicintai, ya seberapa banyak yang dilakukan supaya “dia” mencintai. Atau lebih ekstrim lagi, ikut mencintai dan melakukan hal-hal yang dicintai oleh yang dicintai *ribet kata-katanya* :mrgreen:

4. Redtea - Kamis, 10 Juli 2008

bener juga.. aq setuju sama kepanjangannya..
masalahnya banyak sekarang ppasangan ygngaku pemilik dunia dengan show up klo mereka deket, mesra, dan temen2nya.. padahal klo diliat lg.. ada mauyanya tuuh… masing2 pelakunya…

5. AngelNdutz - Kamis, 10 Juli 2008

cinta ituh…..memberi tidak mengharap balasan,,dan ituh namanya sejati, hny ibu yg punya ^^

6. agungfirmansyah - Kamis, 10 Juli 2008

aku hanya ingat satu hal (g bener2 satu sih :mrgreen: ).

Ada 7 golongan pemuda (pemuda coy…! Itu kan kita.) yang bakal dapat “payung” di padang ma’syar yg panas abis.

Salah satunya:
2 orang yang bertemu karena Allah, dan berpisah karena Allah.

Yang cuman ketemuan sama pisah aja bisa dapat “payung”. Gimana yg saling cinta? Mungkin “payung”nya lebih gedhe dan lebih bikin adem.

Wallahu a’lam?

Klo nglanjutin kalimat :
“Yang menjadi masalah bukan sudah berapa banyak yang telah kamu berikan padanya…”
Masalahnya adalah dia cinta kamu tidak? Klo g cinta, bisa2 dikasih perhatian pun si dia g mau lho… :grin:

7. parvian - Jumat, 11 Juli 2008

cinta itu… selalu memberi, tanpa berpikir untuk menerima balasan…