Bidadariku, dimana kamu ? Selasa, 22 Januari 2008
Posted by Gyl in Feelings Log.Tags: curhat, diary, perasaan, puisi
trackback
Bidadariku… dimana kamu ?kau adalah misteri kehidupanku
kau adalah misteri hati ini…
Bidadariku… siapakah kamu ?
kau yang akan mendampingi..
yang akan mengisi hidup ini…
yang akan menghibur hati ini
yang akan mengisi sudut hampa di ruang hati ini..
Bidadariku…
aku berdoa jikalau engkau adalah baik untukku, maka semoga Allah mendekatkan ku padamu. Jikalau engkau tidak baik untukku, maka semoga Allah menjauhkan ku darimu…
Bidadariku…
kau yang akan menjadi perhiasan duniaku
kau yang ingin kucintai karena Allah…
yang akan mencintaiku karena Allah
dan dengan cintaku kepadamu… menambah besarnya cintaku pada Allah.
Engkau yang telah tertulis di lauhul mahfudz…
Engkau yang telah ditetapkan ketika aku dalam kandungan..
dan Engkau yang berasal dari tulang rusukku
Dimanakah engkau ?
——————————————————————————————-
Ah… akhirnya bisa juga. Masih jelek tapi kata-katanya. Puisi ini sebagai harapan pertanyaan , dan doa. Setelah semalam melihat kejamnya kenyataan dunia… aku pengen banget menulis sebuah puisi kyak gini. Setelah semuanya terjawab… aku lanjutkan tulisan ini


Siiippp, mantab.
Lebih mantab lagi kalau kata bidadari ditulis dalam bentuk jamak.
Hhihihihihihi…..
Walah gung… pancet ae. Haha… boleh juga tuch. Bidadari bentuk jamak apa ya ? bidadari-bidadari ku ?
Waa,,
memang sudah masanya ya!